Selasa, Juli 21, 2009

Jepang

Jepang

Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon/Nihon, nama resmi: Nipponkoku/Nihonkoku Bunyi dengarkan) adalah sebuah negara kepulauan

di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Cina, Korea, dan Rusia. Pulau-pulau paling utara berada di Laut Okhotsk, dan wilayah paling selatan berupa kelompok pulau-pulau kecil di Laut Cina Timur, tepatnya di sebelah selatan Okinawa yang bertetangga dengan Taiwan.

Jepang memiliki sekitar 3.700 pulau.[5] Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.

Menurut mitologi tradisional, Jepang didirikan oleh Kaisar Jimmu pada abad ke-7 SM. Kaisar Jimmu memulai mata rantai monarki Jepang yang tidak terputus hingga kini. Meskipun begitu, sepanjang sejarahnya, untuk kebanyakan masa kekuatan sebenarnya berada di tangan anggota-anggota istana, shogun, pihak militer, dan memasuki zaman modern, di tangan perdana menteri. Menurut Konstitusi Jepang tahun 1947, Jepang adalah negara monarki konstitusional di bawah pimpinan Kaisar Jepang dan Parlemen Jepang.

Sebagai negara maju di bidang ekonomi, Jepang memiliki produk domestik bruto terbesar nomor dua setelah Amerika Serikat, dan masuk dalam urutan tiga besar dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Jepang adalah anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, G8, OECD, dan APEC. Dari segi anggaran pertahanan, Jepang menempati urutan ke-6 dalam daftar negara dengan anggaran militer terbesar. Dalam perdagangan luar negeri, Jepang berada di peringkat ke-4 negara pengekspor terbesar dan peringkat ke-6 negara pengimpor terbesar di dunia. Sebagai negara maju, penduduk Jepang memiliki standar hidup yang tinggi (peringkat ke-8 dalam Indeks Pembangunan Manusia) dan angka harapan hidup tertinggi di dunia menurut perkiraan PBB.[6] Dalam bidang teknologi, Jepang adalah negara maju di bidang telekomunikasi, permesinan, dan robotika.

Nama Jepang

Jepang disebut Nippon atau Nihon dalam bahasa Jepang. Kedua kata ini ditulis dengan huruf kanji yang sama, yaitu 日本 (secara harfiah: asal-muasal matahari). Sebutan Nippon sering digunakan dalam urusan resmi, termasuk nama negara dalam uang Jepang, prangko, dan pertandingan olahraga internasional. Sementara itu, sebutan Nihon digunakan dalam urusan tidak resmi seperti pembicaraan sehari-hari.

Kata Nippon dan Nihon berarti "negara/negeri matahari terbit". Nama ini disebut dalam korespondensi Kekaisaran Jepang dengan Dinasti Sui di Cina, dan merujuk kepada letak Jepang yang berada di sebelah timur daratan Cina. Sebelum Jepang memiliki hubungan dengan Cina, negara ini dikenal sebagai Yamato (大和). Di Cina pada zaman Tiga Negara, sebutan untuk Jepang adalah negara Wa (倭).

Kata Jepang dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Cina atau kemungkinan bahasa Cina dialek Wu. Bahkan kata Jepang dalam bahasa Melayu yang dibawa ke Dunia Barat. Bahasa Melayu kuno menyebut negara ini sebagai Jepang (ejaan bahasa Malaysia: Jepun) yang merupakan istilah pinjaman dari bahasa Cina. Pedagang Portugis mengenal sebutan untuk negara ini dalam bahasa Melayu ini ketika berada di Malaka pada abad ke-16. Mereka lah yang pertama kali memperkenalkan nama bahasa Melayu untuk negara ini ke Eropa. Dokumen tertua dalam bahasa Inggris yang menyebut tentang Jepang adalah sepucuk surat dari tahun 1565. Di dalamnya bertuliskan kata Giapan. Marco Polo menyebut negara ini sebagai Cipangu.

Dalam bahasa Cina dialek Shanghai yang termasuk salah satu dialek Wu, aksara Tionghoa 日本 dibaca sebagai Zeppen ([zəʔpən]). Dalam dialek Wu, aksara 日 secara tidak resmi dibaca sebagai [niʔ] sementara secara resmi dibaca sebagai [zəʔ]. Dalam beberapa dialek Wu Selatan, 日本 dibaca sebagai [niʔpən] yang mirip dengan nama dalam bahasa Jepang.

Prasejarah
Sebuah bejana dari periode Jomon Pertengahan (3000-2000 SM).

Penelitian arkeologi menunjukkan bahwa Jepang telah dihuni manusia purba setidaknya 600.000 tahun yang lalu, pada masa Paleolitik Bawah. Setelah beberapa zaman es yang terjadi pada masa jutaan tahun yang lalu, Jepang beberapa kali terhubung dengan daratan Asia melalui jembatan darat (dengan Sakhalin di utara, dan kemungkinan Kyushu di selatan), sehingga memungkinkan perpindahan manusia, hewan, dan tanaman ke kepulauan Jepang dari wilayah yang kini merupakan Republik Rakyat Cina dan Korea. Zaman Paleolitik Jepang menghasilkan peralatan bebatuan yang telah dipoles yang pertama di dunia, sekitar tahun 30.000 SM.

Dengan berakhirnya zaman es terakhir dan datangnya periode yang lebih hangat, kebudayaan Jomon muncul pada sekitar 11.000 SM, yang bercirikan gaya hidup pemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik dan pembuatan kerajinan tembikar terawal di dunia. Diperkirakan bahwa penduduk Jomon merupakan nenek moyang suku Proto-Jepang dan suku Ainu masa kini.

Dimulainya periode Yayoi pada sekitar 300 SM menandai kehadiran teknologi-teknologi baru seperti bercocok tanam padi di sawah yang berpengairan dan teknik pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dibawa serta migran-migran dari Cina atau Korea.

Dalam sejarah Cina, orang Jepang pertama kali disebut dalam naskah sejarah klasik, Buku Han yang ditulis tahun 111. Setelah periode Yayoi disebut periode Kofun pada sekitar tahun 250, yang bercirikan didirikannya negeri-negeri militer yang kuat. Menurut Catatan Sejarah Tiga Negara, negara paling berjaya di kepulauan Jepang waktu itu adalah Yamataikoku.

Zaman Klasik

Bagian sejarah Jepang meninggalkan dokumen tertulis dimulai pada abad ke-5 dan abad ke-6 Masehi, saat sistem tulisan Tionghoa, agama Buddha, dan kebudayaan Cina lainnya dibawa masuk ke Jepang dari Kerajaan Baekje di Semenanjung Korea. Perkembangan selanjutnya Buddhisme di Jepang dan seni ukir rupang sebagian besar dipengaruhi oleh Buddhisme Cina.[7] Walaupun awalnya kedatangan agama Buddha ditentang penguasa yang menganut Shinto, kalangan yang berkuasa akhirnya ikut memajukan agama Buddha di Jepang, dan menjadi agama yang populer di Jepang sejak zaman Asuka.[8]
Jepang dapat mengusir dua kali invasi Mongol ke Jepang (1274 dan 1281)

Melalui perintah Revolusi Taika pada tahun 645, Jepang menyusun ulang sistem pemerintahannya dengan mencontoh dari Cina. Hal ini membuka jalan bagi kekuatan filsafat Konfusianisme Tionghoa yang dominan di Jepang hingga abad ke-19.
Patung Buddha di Todaiji, Nara, yang dibuat pada tahun 752.

Periode Nara pada abad ke-8 menandai sebuah negeri Jepang dengan kekuasaan yang tersentralisasi. Ibu kota dan istana kekaisaran berada di Heijo-kyo (kini Nara). Pada zaman Nara, Jepang secara terus menerus mengadopsi praktik administrasi pemerintahan dari Cina. Salah satu pencapaian terbesar sastra Jepang pada zaman Nara adalah selesainya buku sejarah Jepang yang disebut Kojiki (712) dan Nihon Shoki (720).[9]

Pada tahun 784, Kaisar Kammu memindahkan ibu kota ke Nagaoka-kyō, dan berada di sana hanya selama 10 tahun. Setelah itu, ibu kota dipindahkan kembali ke Heian-kyō (kini Kyoto). Kepindahan ibu kota ke Heian-kyō mengawali periode Heian yang merupakan masa keemasan kebudayaan klasik asli Jepang, terutama di bidang seni, puisi dan sastra Jepang. Hikayat Genji karya Murasaki Shikibu dan lirik lagu kebangsaan Jepang Kimi ga Yo berasal dari periode Heian.[10]

Zaman Pertengahan
Sekelompok orang-orang Portugis dari periode Nanban, abad ke-17.

Abad pertengahan di Jepang merupakan zaman feodalisme yang ditandai oleh perebutan kekuasaan antarkelompok penguasa yang terdiri dari ksatria yang disebut samurai. Pada tahun 1185, setelah menghancurkan klan Taira yang merupakan klan saingan klan Minamoto, Minamoto no Yoritomo diangkat sebagai shogun, dan menjadikannya pemimpin militer yang berbagi kekuasaan dengan Kaisar. Pemerintahan militer yang didirikan Minamoto no Yoritomo disebut Keshogunan Kamakura karena pusat pemerintahan berada di Kamakura (di sebelah selatan Yokohama masa kini). Setelah wafatnya Yoritomo, klan Hōjō membantu keshogunan sebagai shikken, yakni semacam adipati bagi para shogun. Keshogunan Kamakura berhasil menahan serangan Mongol dari wilayah Cina kekuasaan Mongol pada tahun 1274 dan 1281. Meskipun secara politik terbilang stabil, Keshogunan Kamakura akhirnya digulingkan oleh Kaisar Go-Daigo yang memulihkan kekuasaan di tangan kaisar. Kaisar Go-Daigo akhirnya digulingkan Ashikaga Takauji pada 1336.[11] Keshogunan Ashikaga gagal membendung kekuatan penguasa militer dan tuan tanah feodal (daimyo) dan pecah perang saudara pada tahun 1467 (Perang Ōnin) yang mengawali masa satu abad yang diwarnai peperangan antarfaksi yang disebut masa negeri-negeri saling berperang atau periode Sengoku.[12]

Pada abad ke-16, para pedagang dan misionaris Serikat Yesuit dari Portugal tiba untuk pertama kalinya di Jepang, dan mengawali pertukaran perniagaan dan kebudayaan yang aktif antara Jepang dan Dunia Barat (Perdagangan dengan Nanban). Orang Jepang menyebut orang asing dari Dunia Barat sebagai namban yang berarti orang barbar dari selatan.
Salah satu kapal segel merah Jepang (1634) yang dipakai berdagang di Asia.

Oda Nobunaga menaklukkan daimyo-daimyo pesaingnya dengan memakai teknologi Eropa dan senjata api. Nobunaga hampir berhasil menyatukan Jepang sebelum tewas terbunuh dalam Peristiwa Honnōji 1582. Toyotomi Hideyoshi menggantikan Nobunaga, dan mencatatkan dirinya sebagai pemersatu Jepang pada tahun 1590. Hideyoshi berusaha menguasai Korea, dan dua kali melakukan invasi ke Korea, namun gagal setelah kalah dalam pertempuran melawan pasukan Korea yang dibantu kekuatan Dinasti Ming. Setelah Hideyoshi wafat, pasukan Hideyoshi ditarik dari Semenanjung Korea pada tahun 1598.[13]

Sepeninggal Hideyoshi, putra Hideyoshi yang bernama Toyotomi Hideyori mewarisi kekuasaan sang ayah. Tokugawa Ieyasu memanfaatkan posisinya sebagai adipati bagi Hideyori untuk mengumpulkan dukungan politik dan militer dari daimyo-daimyo lain. Setelah mengalahkan klan-klan pendukung Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara tahun 1600, Ieyasu diangkat sebagai shogun pada tahun 1603. Pemerintahan militer yang didirikan Ieyasu di Edo (kini Tokyo) disebut Keshogunan Tokugawa. Keshogunan Tokugawa curiga terhadap kegiatan misionaris Katolik, dan melarang segala hubungan dengan orang-orang Eropa. Hubungan perdagangan dibatasi hanya dengan pedagang Belanda di Pulau Dejima, Nagasaki. Pemerintah Tokugawa juga menjalankan berbagai kebijakan seperti undang-undang buke shohatto untuk mengendalikan daimyo di daerah. Pada tahun 1639, Keshogunan Tokugawa mulai menjalankan kebijakan sakoku ("negara tertutup") yang berlangsung selama dua setengah abad yang disebut periode Edo. Walaupun menjalani periode isolasi, orang Jepang terus mempelajari ilmu-ilmu dari Dunia Barat. Di Jepang, ilmu dari buku-buku Barat disebut rangaku (ilmu belanda) karena berasal dari kontak orang Jepang dengan enklave orang Belanda di Dejima, Nagasaki. Pada periode Edo, orang Jepang juga memulai studi tentang Jepang, dan menamakan "studi nasional" tentang Jepang sebagai kokugaku.[14]



Zaman Modern

Pada 31 Maret 1854, kedatangan Komodor Matthew Perry dan "Kapal Hitam" Angkatan Laut Amerika Serikat memaksa Jepang untuk membuka diri terhadap Dunia Barat melalui Persetujuan Kanagawa. Persetujuan-persetujuan selanjutnya dengan negara-negara Barat pada masa Bakumatsu membawa Jepang ke dalam krisis ekonomi dan politik. Kalangan samurai menganggap Keshogunan Tokugawa sudah melemah, dan mengadakan pemberontakan hingga pecah Perang Boshin tahun 1867-1868. Setelah Keshogunan Tokugawa ditumbangkan, kekuasaan dikembalikan ke tangan kaisar (Restorasi Meiji) dan sistem domain dihapus. Semasa Restorasi Meiji, Jepang mengadopsi sistem politik, hukum, dan militer dari Dunia Barat. Kabinet Jepang mengatur Dewan Penasihat Kaisar, menyusun Konstitusi Meiji, dan membentuk Parlemen Kekaisaran. Restorasi Meiji mengubah Kekaisaran Jepang menjadi negara industri modern dan sekaligus kekuatan militer dunia yang menimbulkan konflik militer ketika berusaha memperluas pengaruh teritorial di Asia. Setelah mengalahkan Cina dalam Perang Sino-Jepang dan Rusia dalam Perang Rusia-Jepang, Jepang menguasai Taiwan, separuh dari Sakhalin, dan Korea.[15]

Pada awal abad ke-20, Jepang mengalami "demokrasi Taisho" yang dibayang-bayangi bangkitnya ekspansionisme dan militerisme Jepang. Semasa Perang Dunia I, Jepang berada di pihak Sekutu yang menang, sehingga Jepang dapat memperluas pengaruh dan wilayah kekuasaan. Jepang terus menjalankan politik ekspansionis dengan menduduki Manchuria pada tahun 1931. Dua tahun kemudian, Jepang keluar dari Liga Bangsa-Bangsa setelah mendapat kecaman internasional atas pendudukan Manchuria. Pada tahun 1936, Jepang menandatangani Pakta Anti-Komintern dengan Jerman Nazi, dan bergabung bergabung bersama Jerman dan Italia membentuk blok poros pada tahun 1941[16]

Pada tahun 1937, invasi Jepang ke Manchuria memicu terjadinya Perang Sino-Jepang Kedua (1937-1945) yang membuat Jepang dikenakan embargo minyak oleh Amerika Serikat[17] Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, dan menyatakan perang terhadap Amerika Serikat, Kerajaan Bersatu, dan Belanda. Serangan Pearl Harbor menyeret AS ke dalam Perang Dunia II. Setelah kampanye militer yang panjang di Samudra Pasifik, Jepang kehilangan wilayah-wilayah yang dimilikinya pada awal perang. Amerika Serikat melakukan pengeboman strategis terhadap Tokyo, Osaka dan kota-kota besar lainnya. Setelah AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945 (Hari Kemenangan atas Jepang).[18]

Perang membawa penderitaan bagi rakyat Jepang dan rakyat di wilayah jajahan Jepang. Berjuta-juta orang tewas di negara-negara Asia yang diduduki Jepang di bawah slogan Kemakmuran Bersama Asia. Hampir semua industri dan infrastruktur di Jepang hancur akibat perang. Pihak Sekutu melakukan repatriasi besar-besaran etnik Jepang dari negara-negara Asia yang pernah diduduki Jepang.[19] Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh yang diselenggarakan pihak Sekutu mulai 3 Mei 1946 berakhir dengan dijatuhkannya hukuman bagi sejumlah pemimpin Jepang yang terbukti bersalah melakukan kejahatan perang.



Pada tahun 1947, Jepang memberlakukan Konstitusi Jepang yang baru. Berdasarkan konstitusi baru, Jepang ditetapkan sebagai negara yang menganut paham pasifisme dan mengutamakan praktik demokrasi liberal. Pendudukan AS terhadap Jepang secara resmi berakhir pada tahun 1952 dengan ditandatanganinya Persetujuan San Francisco.[20] Walaupun demikian, pasukan AS tetap mempertahankan pangkalan-pangkalan penting di Jepang, khususnya di Okinawa. Perserikatan Bangsa-Bangsa secara secara resmi menerima Jepang sebagai anggota pada tahun 1956.

Seusai Perang Dunia II, Jepang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, dan menempatkan Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar nomor dua di dunia, dengan rata-rata pertumbuhan produk domestik bruto sebesar 10% per tahun selama empat dekade. Pesatnya pertumbuhan ekonomi Jepang berakhir pada awal tahun 1990-an setelah jatuhnya ekonomi gelembung.[21]

Networking

Jaringan komputer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

* Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
* Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
* Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi Berdasarkan skala :

* Personal Area Network (PAN)
* Campus Area Network (CAN)
* Local Area Network (LAN)
* Metropolitant Area Network (MAN)
* Wide Area Network (WAN)
* Global Area Network (GAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

* Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

* Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan: Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:

* Topologi bus
* Topologi bintang
* Topologi cincin
* Topologi mesh
* Topologi pohon
* Topologi linier

Installasi FTP dgn vsftp

FTP SERVER

Install paket vsftpd
# apt-get install vsftpd
Buka file konfigurasinya
# vim /etc/vsftpd.conf
Berikut adalah isi file konfigurasi punya saya
listen=YES
anonymous_enable=YES
local_enable=YES
dirmessage_enable=YES
xferlog_enable=YES
connect_from_port_20=YES
chroot_list_enable=YES
chroot_list_file=/etc/vsftpd.chroot_list
secure_chroot_dir=/var/run/vsftpd
pam_service_name=vsftpd
rsa_cert_file=/etc/ssl/certs/vsftpd.pem
user_config_dir=/etc/vsftpd_user
anon_root=/home/ftp
Buat file /etc/vsftpd.chroot_list
# vim /etc/vsftpd.chroot_list
kemudian, tulis di file tersebut user yang di beri akses untuk upload data (contoh user = uploader)
misal :
uploader
Untuk banner, silahkan create file /etc/vsftpd.banner dan isi sesuai kengininan.
# vim /etc/vsftpd.banner
Buat direktori /etc/vsftpd_user/
# mkdir /etc/vsftpd_user/

Buatlah file konfigurasi untuk user tukang upload data (contoh user = uploader)
# vim /etc/vsftpd_user/uploader
yang isinya :
listen=YES
anonymous_enable=YES
local_enable=YES
local_umask=022
anon_upload_enable=NO
anon_mkdir_write_enable=NO
dirmessage_enable=YES
xferlog_enable=YES
connect_from_port_20=YES
chown_uploads=YES
chown_username=ftp
xferlog_file=/var/log/vsftpd.log
xferlog_std_format=YES
idle_session_timeout=600
data_connection_timeout=120
nopriv_user=ftp
banner_file=/etc/vsftpd.banner
dirmessage_enable=YES
message_file=welcome.msg
deny_email_enable=YES
banned_email_file=/etc/vsftpd.banned_emails
chroot_local_user=YES
chroot_list_enable=YES
chroot_list_file=/etc/vsftpd.chroot_list
ls_recurse_enable=YES
tcp_wrappers=YES
user_config_dir=/etc/vsftpd_user
write_enable=YES
max_clients=50
max_per_ip=5
Buat user tukang upload, misal saya create user uploader
# adduser uploader
dan jawab pertanyaan yang diajukan.
Rubah home directory user tersebut dengan edit file /etc/passwd
# vim /etc/passwd
cari baris yang ada tulisan uploader, ubah bagian /home/uploader menjadi /home/ftp
misal :
uploader:x:1003:1003:,,,:/home/uploader:/bin/bash
maka dirubah menjadi :
uploader:x:1003:1003:,,,:/home/ftp:/bin/bash

Jumat, Juli 03, 2009

Buat Samba Server

If you're using a samba server to provide print services to Windows clients, why not take it one step further by offering point and print functionality. If you set this up, users *might* even be able to install printers themselves! At the very least it will save you time when you slave over their workstations and laptops. 

This article assumes you already have samba running and set up to serve at least one printer. It also assumes that you are using user level security for access control. (security = user in smb.conf.) 

First, you need to add a share to smb.conf. On our Red Hat system it's installed in /etc/samba. The share must be named print$ - that is where the Windows clients will look for print drivers. It should be set up like so: 
[print$]
#dir for print drivers
path = /share/printers 
guest ok = yes
browseable = yes
read only = yes
#members of sys group wheel can install drivers
write list = @wheel 
printer admin = @wheel 


Just for good measure, we also added the following line to our printers share: 
printer admin = @wheel


OK, now create the actual directory. It requires some special subdirectories for the drivers: 
[root@bigdaddy share]# ls -ld printers/
drwxrwxr-x 3 root wheel 4096 Apr 23 14:18 printers/


Note the directory is readable and writable by the system group wheel, which has printer admin and write privileges on the share. 

Under the printers dir, we need to create a subdirectory for each platform we're installing drivers for. In our environment, there's only Windows 2000 on i386 so: 
[root@bigdaddy share]# ls -l printers/
total 4
drwxrwxr-x 3 root wheel 4096 Apr 24 13:46 W32X86


Now, log in to a Windows system and browse to the samba server, connecting as a user who is on the printer admin list on the server. Open up the "Printers" folder on the server. Right click on the printer you want to install drivers for, choose Properties. The following dialog box will pop up:
http://www.netadmintools.com/arts/ppsamba/ppsamba1.png
Click No. go to the "Advanced" tab:

Click the "New Driver" button. Install the driver from Windows media, printer disk, or whatever. We installed from a network drive where we keep the print drivers. Errors related to permissions are most common, so make sure the user you are connecting as from your Windows workstation is a printer admin, and the users you've defined as printer admins have write permission on the print$ share directory. In our case we've used the system group "wheel" to define the printer admins. Also, if you are using "share" level security, none of this access control will work, even if you set the permissions on the $print share directory wide open for the whole world. That is because samba also updates some databases in /var/cache/samba (on redhat) and will only allow users defined as printer admins to do so. You will get errors telling you the media is write protected.

Screenshot of Successfully Installing Print Driver

Also, don't forget to click "Apply" when you're back in the Properties/Advanced screen after the driver's installed!

On your samba server, you should see some new stuff in the print share directory. Ours looks like this as a result of installing the NT/W2K drivers for an HP LaserJet 1100:
[root@bigdaddy printers]# ls -l /share/printers/W32X86/
total 4
drwxr-xr-x 2 usr-3 usr-3 4096 Apr 24 17:08 3
[root@bigdaddy printers]# ls -al /share/printers/W32X86/3
total 3900
drwxr-xr-x 2 usr-3 usr-3 4096 Apr 24 17:08 .
drwxrwxr-x 3 root wheel 4096 Apr 24 17:24 ..
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 45056 May 4 2001 HPBAFD32.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 8464 May 5 2001 HPBF201E.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 108304 May 5 2001 HPBF201F.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 1417488 May 5 2001 HPBF201G.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 1096464 May 5 2001 HPBF201H.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 349968 May 5 2001 HPBF201I.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 46489 Mar 30 2001 HPBF201I.HLP
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 46914 May 5 2001 HPBF201I.PMD
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 185104 May 5 2001 HPBF201J.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 460800 May 5 2001 HPBF201K.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 99840 Mar 30 2001 HPBFTM32.DLL
-rwxr--r-- 1 usr-3 usr-3 58880 Mar 30 2001 HPDCMON.DLL


Now you can go to your workstation and install the printer by a simple 5 step process: 1. Double click add printer. 2. Choose Network Printer 3. Browse to or type in the name of \\server\printer. 4. Select whether you want this printer to be default. 5. Click Finish.

Buat DNS with IE

Beberapa apt source list lokal :
  #kambing
  deb http://kambing.ui.edu/debian etch main
  contrib non-free
  deb http://kambing.ui.edu/debian-security etch/updates
  main contrib non-free

  #komo.vlsm.org
  deb http://komo.vlsm.org/debian etch
  main non-free contrib
  deb http://komo.vlsm.org/debian etch-proposed-updates
  main non-free contrib

  #debian.indika.net.id
  deb http://debian.indika.net.id/debian etch
  main non-free contrib
  deb http://debian.indika.net.id/debian etch-proposed-updates
  main non-free contrib

isi di /etc/apt/sources.list.
jangan lupa untuk mengupdate nya :
imamoberst:~# apt-get update
Download dan install bind9 :
imamoberst:~# apt-get install bind9
Buat File domain yang akan di manage :
imamoberst:~# touch /var/cache/bind/db.imamoberst.com
imamoberst:~# touch /var/cache/bind/db.120.136.16
isi file tersebut dengan beberapa paramater seperti berikut :
imamoberst:~# nano /var/cache/bind/db.imamoberst.com
————————————————————————————————-
$TTL 86400
@ IN SOA imamoberst.com. hostmaster.imamoberst.com. (
  2008080407
  28800
  600
  604800
  86400 )

  IN NS ns1.imamoberst.com
  IN A 120.136.16.2
www IN A 120.136.16.3
————————————————————————————————-
imamoberst:~# nano /var/cache/bind/db.120.136.16
————————————————————————————————-
$TTL 86400 ; 1 day
@ IN SOA ns1.imamoberst.com. hostmaster.imamoberst.com. (
  2006091000
  28800
  600
  604800
  86400
  )
  IN NS ns1.imamoberst.com.
2 PTR www.imamoberst.com

————————————————————————————————-

edit file /etc/bind/named.conf.local :
————————————————————————————————-
zone “imamoberst.com” {
  type master;
  file “/var/cache/bind/db.imamoberst.com”;
};

zone “16.136.120.in-addr.arpa”{
  type master;
  file “/var/cache/bind/db.120.136.16″;
};


————————————————————————————————-
restart dns anda :
imamoberst:~# /etc/init.d/bind9 restart

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews